SELAMAT DATANG DAN TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG DI KENARI MADIUN, SALAM KICAUMANIA

Sabtu, 16 April 2011

TIPS PANDUAN MEMILIH DAN MEMBELI BURUNG

Memelihara burung berkicau banyak mendatangkan manfaat dan keuntungan positip untuk penghobi burung. Selain untuk menyalurkan hobi, menghilangkan kepenatan (stress), kegiatan hobi ini juga dapat dijadikan sebagai jembatan silaturrahmi untuk menambah teman dan memperluas wawasan.
Memilih Burung di Pasar Burung
Membeli Burung di Pasar Burung
Sebelum memutuskan untuk memilih dan membeli burung yang akan dipelihara, ada beberapa hal penting yang harus kita perhatikan. Salah dalam memilih burung dan membeli burung, dapat membuat kita kecewa dan tentu saja kita tidak bisa menyalurkan hobi dengan optimal.
Hal-hal penting tersebut adalah:
1. Tentukan tujuan membeli burung (Untuk apa kita membeli burung.??).
Apakah burung yang akan kita beli hanya untuk sekedar menjadi hewan peliharaan di rumah? Membeli burung untuk di ternak (breeding burung)? Untuk dijual lagi dan mendapat untung? Sebagai burung master pelengkap? Sebagai burung Mascot yang akan dilombakan? Membeli burung untuk hadiah? Atau membeli burung untuk dirawat menjadi burung yang akan di-lomba-kan?
Mengapa point ini menjadi hal yang paling penting? Karena  berbeda tujuan, akan berbeda juga spesifikasi dan anggaran yang harus kita sediakan untuk burung yang akan dibeli. Disamping itu, berbeda tujuan maka akan berbeda juga faktor konsekuensi, sarana prasarana yang harus disediakan dan konsistensi untuk pola perawatan masing-masing burung.
Jenis Burung Berkicau di Pasar Burung
Burung Panca Warna
2. Tentukan jenis burung dan kondisi burung yang dibeli.
Hendaknya kita sudah memiliki gambaran jelas untuk jenis burung dan kondisi burung yang akan kita beli. Jangan pernah membeli jenis burung tertentu apabila anda memang tidak suka burung tersebut. Atau jangan juga membeli burung karena ikut-ikutan padahal anda tidak menyenangi jenis burung tersebut.
Contohnya: Karena beberapa teman dekat punya banyak burung Anis Merah, anda juga ikut-ikutan (latah) membeli beberapa ekor burung Anis Merah yang sebenarnya anda tidak suka jenis burung ini.
Tentukan juga, apakah kita akan membeli burung dengan kondisi burung masih bakalan/bahan (tangkaran atau tangkapan hutan), burung jadi atau burung yang sudah sering juara di lomba.
Anggaran untuk membeli burung
Budget untuk belanja burung
3. Tentukan budget dan siapkan anggaran untuk membeli burung.
Selalu kedepankan logika dan jangan pernah mengedepankan emosi dalam memilih dan membeli burung. Tidak pernah ada faktor keberuntungan di dalam membeli burung. Yang ada hanya cermat dan ketelitian. Sebaiknya, jangan memaksakan diri dan memaksakan keberuntungan anda untuk membeli burung diluar perencanaan dan budget yang sudah ditentukan.
Tentukanlah budget dan siapkan anggaran untuk membeli burung yang anda idam-idamkan. Jangan membelanjakan uang untuk membeli burung diluar budget kesanggupan anda.   Komunikasikanlah tentang rencana tujuan anda membeli burung, budget dan anggaran untuk membeli burung idaman anda kepada orang terdekat atau teman atau orang yang anda percayai.
4. Cari dan kumpulkan informasi lengkap tentang burung yang akan dibeli.
Malu bertanya sesat di jalan, pepatah ini selalu berlaku untuk membeli burung. Cari dan kumpulkan informasi tentang burung yang akan dibeli dari referensi netral yang bisa dipercaya.
 
Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang jenis burung yang akan dibeli. Mulai dari katuranggan burung yang baik dan ideal, karakter dan sifat, asal usul, kompatibilitas, pola perawatan, fisiologis, kelemahan, kelebihan, prospektif ke depan dan lain sebagainya.
Lomba Burung di Luar Negeri
Burung Anis Merah di Lomba Burung
5. Tentukan tempat untuk membeli burung.
Apakah membeli di pasar burung? Apakah membeli di tempat penangkar burung ternama? Apakah membeli dari teman punya teman? Apakah membeli dari tetangganya tetangga? Atau membeli di lapangan latber/lomba? Mintalah referensi dari teman-teman sesama penghobi atau teman-teman komunitas hobi  burung untuk penjual burung yang jujur dan  bisa dipercaya. Penjual burung yang baik dan bertanggung jawab, umumnya memberikan garansi (kualitas, spesifikasi, gender dan lain-lain) untuk burung yang dijualnya.
Berkaitan dengan ini, sangat disarankan juga membawa teman sebagai pendamping (berperan juga sebagai konsultan). Yaitu orang yang punya pengetahuan dan pengalaman lebih dari anda, untuk burung yang akan dibeli. Ini akan sangat berguna sebagai "second opinion" dan mengontrol emosi anda sewaktu membeli nantinya. 
Akhirnya, dimana dan dari siapa anda akan membeli burung idaman tersebut, jangan emosi..! Kondisikan pikiran dengan tenang. 
Burung Kacamata atau Burung Pleci
Pasar Burung di Luar Negeri
6. Lihat, Dengar dan Rasakan.
Jangan pernah percaya dengan "bumbu-bumbu" dari penjual burung kalau anda tidak melihatnya sendiri, mendengarnya sendiri dan merasakannya sendiri. Jangan percaya dengan "katanya.., katanya...". Percayalah hanya kepada mata anda, telinga anda dan perasaan anda sendiri.
Jangan terpancing dengan harga yang murah. Tidak pernah ada burung bagus harganya murah. Harga biasanya berbanding lurus dengan kualitas. Pastikan  burung idaman yang akan anda beli sesuai spesifikasi yang anda cari. Hal penting lainnya, pastikan burung yang akan dibeli tersebut sehat wal afiat lahir dan bathin.
7. Berani ambil keputusan, bijaksana dan bertanggung jawab.
Apabila burung idaman sudah sesuai dengan kriteria dan spesifikasi yang diinginkan, segeralah lakukan negosiasi harga dan beri keputusan untuk membeli. Tanyakan garansi tentang burung yang dijual, kelengkapan dan semua informasi yang berkenaan dengan burung yang anda beli. Mulai dari kelengkapan, pola perawatan, jenis makanan dan pola makan, stelan ektra fooding (EF) dan lain sebagainya.
Deal with Smart Mastering
Burung Love Bird
Tetapi, kalau masih ada keraguan tentang burung yang akan dibeli atau burung tersebut tidak sesuai dengan kriteria yang diinginkan, jangan takut untuk mengatakannya dengan tegas: "Mohon maaf mas/pak.., bukan seperti ini burung yang saya cari..!".

Penyapihan Anakan Kenari


Perawatan merupakan faktor yang sangat penting untuk menghasilkan kenari - kenari unggulan. Jika perawatan dilakukan secara benar kondisi kenari akan tumbuh dengan optimal. Kenari - kenari yang dihasilkan dari indukan yang bagus, tetapi tidak diimbangi dengan perawatan yang baik bisa jadi burung yang kurang bagus. Perawatan yang dimaksud meliputi pemeliharaan mulaim dari menetas hingga dewasa, pemberian pakan dan air minum, mandi dan penjemuran, serta penangulangan terhadap gangguan penyakit yang diakibatkan baik dari bakteri, virus maupun kekurangan gizi. Kenari hasil kawin silang

membutuhkan pemeliharaan dan perhatian dari peternak, sejak menetas hingga dewasa dan semasa dalam perawatan induknya juga harus diperhatikan terutama induk merawat lebih dari dua ekor anakan.

Setelah berusia 25 - 30 hari anakan kenari sudah mulai bisa makan sendiri dan dipisah dari induknya, oleh karena itu sebaiknya usia ini anakan kenari dipindahkan ke tempat lain. Meski sudah bisa makan sendiri anakan kenari ini masih belum pandai dan terbiasa makan sendiri, peternakpun harus terus dapat menyuapi setiap saat dengan makanan serupa saat dalam asuhan induknya. Saat menyuapi usahakan jangan terlalu kenyang, tapi juga jangan terlalu sedikit, hal ini dilakukan agar anakan kenari yang mulai makan sendiri tetap mau makan di tempat yang disediakan.

Disamping makanan halus, anakan pada usia ini bisa pula disediakan makanan bentuk biji bijian seperti canary speed, miled dan sayur sayuran seperti selada dan gambas, atau bisa lebih bagus lagi diberi kuning telur rebus ini sangat efektif sekali untuk anakan kenari yang baru keluar dari tempat eraman indukanya. Selain makanan, pemberian air minum pun harus diperhatikan, usahakan air minum dapat diganti tiap hari gunakan air matang atau air mineral bisa juga ditambahkan vitamin seperti AD plek sebanyak 2 -3 tetes. Untuk menghangatkan kondisi kandang pada waktu cuaca dingin bisa digunakan bola lampu sebagai pemanas pada ruangan kandang.



Burung kenari setelah beranjak remaja, bisa ditempatkan di kandang yang lebih besar agar kondisinya lebih baik dan merasa bebas, perlu diingat bahwa pelepasan pada kandang besar haruslah relatif sama umurnya. maksudnya apabila dalam kandang tersebut ada kenari yang sudah dewasa dan sudah berkicau, bunyi yang dikeluarkan oleh kenari dewasa itu sangat mempengaruhi kenari remaja ahirnya kenari remaja akan menirukan suara yang pertama kali didengarkanya. Atau jika ingin memilih kenari sebagai master bisa juga dimasukan dalam kandang tersendiri dan kita dapat dengan mudah mengisi suara burung apa yang nantinya akan ditirukan.


Kenari yang sudah memasuki usia kawin berarti sudah mulai dewasa, biasanya burung ini sudah mampu untuk berkicau dengan merdu dan menirukan suara - suara burung lain yang memdidiknya. Pada masa ini pemeliharaan memang tidak terlalu kritis seperti masa panyapaian, tetapi tetap memerlukan pemeliharaan yang extra hati hati. Kenari kenari dewasa sebaiknya

di tempatkan pada sangkar individu agar dalam perawatan bisa mendapat perhatian khusus. Dengan sangkar individu kenari yang diinginkan suaranya tidak rusak karena tidak adanya pengaruh suara kenari lain. Sementara bagi kenari yang mempunyai keindahan bulu dan keunikan bentuk, juga tidak rusak diganggu burung lain.

Arti Penting Penjemuran

Segala makluk hidup di dunia membutuhkan sinar matahari untuk kehidupan, tidak terkecuali juga burung kenari. Seperti kita ketahui burung kenari adalah burung hasil rekayasa manusia dari leluhur burung liar yang telah beradaptasi beratus-ratus tahun menjadi hewan peliharaan manusia. Sebagai burung ciptaan Tuhan dengan rekayasa manusia, burung kenari selalu hidup di dalam sangkar dan di dalam rumah. Namun demikian sebagai makluk hidup, burung kenari memerlukan sinar matahari untuk mendukung kehidupannya. Burung kenari yang hidup tanpa adanya sinar matahari akan tumbuh abnormal dan akhirnya akan mati. Satu di antara sinar yang berguna dari sinar matahari adalah sinar ultraviolet (UV).
Kita yang hidup di negara tropis patut berbahagia karena kita mendapatkan sinar matahari sepanjang waktu. Berbeda dengan negara yang mempunyai 4 musim, mereka tidak memperoleh sinar matahari sepanjang waktu. Untuk tetap selalu mendapatkan sinar matahari, para hobiis burung di sana memasang lampu yang mengandung ultraviolet, warna sinar lampu neon ini adalah putih, bukan berwarna merah muda atau biru seperti untuk ikan. Lebih dari 30 tahun para pakar burung, peternak dan dokter hewan meneliti dan mengetahui fungsi lampu neon ultraviolet untuk kelangsungan hidup burung peliharaannya.
Peruntukan yang utama dari burung kenari di Indonesia adalah untuk nyayiannya, walaupun itu kenari warna, postur dan lainnya. Tanpa nyanyiannya kita tidak akan memelihara burung kenari. Syarat pertama untuk burung agar bernyanyi adalah kesehatan, burung yang sehat otomatis akan bernyanyi. Salah satu kondisi agar sehat adalah mendapatkan sinar ultraviolet, sinar ini akan membantu produksi vitamin dalam tubuh kenari.
Di negara 4 musim, musim semi dan musim panas adalah waktu yang tepat untuk berternak, fenomena ini telah secara tepat diteliti. Intensitas pencahayaan, pakan, temperatur dan kondisi lain mempengaruhi instink untuk kawin dan kesuburan. Karena musim semi menambah panjang siang atau matahari bersinar, hal ini adalah pengaruh yang utama. Dalam suatu hasil penelitian yang meneliti fungsi pencahayaan dibanding dengan stimulus kesuburan (Suonalainen-1937), burung yang hidup di alam di musim semi akan memuncak instink kawinnya, sama halnya pada burung peliharaan dalam rumah yang pencahayaannya ditambah sesuai panjang siang musim semi.
Bagaimana sinar matahari mempengaruhi burung peliharaan?
Kolektor, peternak dan perusahaan peternakan ayam mengetahui bahwa dengan menggunakan pencahayaan yang cukup akan berpengaruh positip pada hasil tetasan dan angka kehidupan anakan maupun indukannya. Dokter hewan menemukan adanya burung dan reptil yang menunjukkan adanya kekurangan kalsium walaupun pakannya mengandung sumber kalsium yang cukup. Salah satu dari tanda kekurangan ini diobservasi dengan sinar X dan ditemukan tanda Hypocalcemia atau kekurangan kalsium. Tanda Hypocalcemia adalah meningkatnya kolestrol dalam darah, cangkang telur yang lunak dan tidak normal, rasa ketakutan, ketidak- normalan pada hati dan tulang, dan tetany. Tetany adalah kondisi di mana kontraksi otot tidak normal dan rasa sakit pada otot yang dikarenakan metabolisme yang tidak normal karena kekurangan kalsium.
Pada kesimpulannya, penjemuran atau pencahayaan memakai lampu yang mengandung sinar ultraviolet sangat dibutuhkan. Selain dari contoh di atas, hal ini juga memberikan pengaruh positif atas kinerja kelenjar-kelenjar dalam tubuh, seperti kelenjar gondok. Kelenjar gondok mengendalikan banyak fungsi-fungsi penting dalam sistem burung. Kelenjar gondok mengendalikan bagaimana dan kapan kelenjar lain berfungsi, sehubungan dengan hal itu maka perlu kiranya melakukan penjemuran atau pencahayaan yang cukup bagi burung kenari. Hypothalamus (Hypothyroidsm – kekurangan yodium) juga berpengaruh pada pertumbuhan bulu burung. Jika ada masalah dengan hypotalmus biasanya terlihat bulu burung tidak sehat dan indah. Kelenjar Pineal mengendalikan proses pertumbuhan kembali pada burung seperti reproduksi dan proses ganti bulu. Kelenjar pineal akan berkerja normal jikalau burung dijemur cukup atau mendapat pencahayaan. Lebih rinci lagi, ada organ penting di sekitar mata burung yang disebut kelenjar harderian. Kelenjar ini berfungsi merasakan adanya cahaya dan mengirim informasi ini ke kelenjar pineal. Lalu kelenjar pineal dan kelenjar pituitary mengatur proses dan sistem endokrin pada burung.
Hampir semua binatang, juga manusia, mempunyai penglihatan berdasarkan tiga warna (trichromatic) tetapi burung kenari mempunyai penglihatan berdasarkan empat warna (tetrachromatic). Artinya manusia mempunyai perspektif penglihatan berdasarkan warna merah, biru dan hijau. Sedangkan burung kenari mempunyai hal sama ditambah dengan warna lain yakni ultraviolet gelombang rendah atau disebut UVA. Kekurangan UVA pada burung akan menyebabkan buta warna pada manusia.
Burung dapat membedakan waktu matahari terbit dengan tenggelam dan dapat membedakan terang dengan gelap. Burung mempunyai banyak respon terhadap dua hal di atas dalam kebiasaan dan metabolismanya. Burung melihat hal tersebut dengan dua cara, yaitu:
1. Cara utama yaitu burung menerima dengan matanya. Retina burung dapat menerima informasi yang luas tentang intensitas cahaya, warna cahaya dan arah cahaya. Informasi ini dikirim ke kelenjar pituitary dan bagian otak yang berkompeten terhadap penglihatan.
2. UVA adalah sinar yang khusus di mana direspon oleh kelenjar harderian. Telah ditulis sebelumnya, hal ini dapat membuat mengerti waktu atau “jam” berapa saat itu dan sebagai sarana yang berpengaruh dalam hal reproduksi dan kapan bermigrasi.
Dari tulisan di atas burung mempunyai sensitifitas terhadap cahaya yang berpengaruh besar terhadap kehidupannya. Selain memicu kerja kelenjar-kelenjar dalam tubuhnya, yang salah satunya membuat burung mengerti waktu dan kapan harus berpindah tempat. Kita sebagai hobiis, bahkan pelomba burung, sekarang mengerti arti pentingnya penjemuran. Artikel ini saya tulis karena masih banyaknya anggota Kicau Mania yang bertanya arti penting penjemuran. Semoga dengan tulisan ini kita sadar dan selalu rutin menjemur burung peliharaan kita agar menjadi sehat dan selalu berkicau.

Pertolongan Pertama Pada Burung Yang Sakit


Berikut Tulisan dari praktisi spesialis burung Dr. drh. Edi Boedi Santosa MP, semoga bermanfaat buat kita semua.
PERTOLONGAN PERTAMA PADA BURUNG YANG SAKIT
Burung merupakan hewan yang rentan terhadap kematian jika dibandingkan hewan mamalia, pada umumnya burung yang sakit dengan gejala tidak mau makan lebih dari satu hari saja akan berujung pada kematian jika tidak segera mendapat pertolongan pertama. Mendeteksi burung yang sakit secara dini merupakan hal yang sangat penting agar nyawa burung dapat diselamatkan. Gejala awal burung yang sakit adalah mulai malas atau berhenti berkicau, nafsu makan berkurang dan raut muka nampak lesu. Jika burung anda mengalami gejala seperti itu, maka burung anda harus segera mandapat pengobatan atau dibawa ke dokter hewan.
Burung yang sakit dengan gejala TIDAK MAU MAKAN, harus segera mendapat tindakan sebagai berikut :
• Burung diletakan pada tempat atau ruangan yang tenang dan tersendiri
• Dalam sangkar diberikan lampu 10-15 watt sehingga suhu ruangan/sangkar sekitar 33-35 C
• Untuk burung pemakan serangga dapat disuapi dengan telur rebus yang dipotong-potong, atau dengan serangga jangkrik, kroto, ulat hongkong atau dengan buah-buahan. Burung diberi obat BERAK KAPUR sesuai dengan aturan pakai.
• Untuk burung kenari, perlu di suapi dengan bubur bayi beras merah dicampur kuning telur rebus dan diberi obat LESU. Jika kenari tiba-tiba tidak mau berkicau dan burung tersebut masih mau makan telur maka perlu diberi obat KURUS sesuai dengan aturan pakai.
• Agar kondisi badan cepat pulih burung yang sakit harus disuapi tiap 2 jam sekali atau minimal 3x sehari.
TANDA-TANDA BURUNG YANG SAKIT
Burung yang sakit ditandai dengan gejala : tiba-tiba tidak mau berkicau meski nafsu makannya masih baik, malas berkicau, suara serak, atau putus-putus, batuk-batuk, nafas terdengar kmeresek, bulu tidak bisa rontok, nyulam, lesu, nafsu makan berkurang/tidak mau makan sama sekali, bulu mengembang, kurus, kaki diangkat-angkat.
PERAWATAN BURUNG YANG SEDANG GANTI BULU.
Perawatan yang tidak memadai pada masa ganti bulu/ngurak akan menyebabkan penampilan burung setelah selesai ngurak menjadi menurun atau tidak optimal. Burung yang sedang ngurak harus mendapat perawatan jauh lebih baik dibandingkan pada masa tidak ngurak. Perawatan pada burung yang sedang ngurak dapat dilakukan sebagai berikut :
• Tempatkan burung pada ruangan yang tenang dan tidak perlu dijemur
• Berikan pakan dengan kualitas 30% lebih baik dibanding pada masa tidak ngurak ditambah dengan vitamin dan kristal 2x seminggu.
PERAWATAN BURUNG YANG MENGALAMI KEGEMUKAN
Burung yang mengalami kegemukan tampak tubuhnya bulat membesar, kurang rajin berkicau, tidak birahi dan jika dipegang tubuhnya terasa berat dan pada kulit di bagian perut dan leher tampak kumpulan lemak yang berwarna kekuningan. Problem ini dapat diatasi dengan cara melakukan diet/pengaturan menu makanan setiap hari.
Diet pada kenari dilakukan dengan cara menghentikan pemberian pakan biji-bijian dan burung hanya diberi pakan berupa buah-buahan dan sayuran sebanyak-banyaknya selama 3 sampai 7 hari secara bertahap. Buah dan sayuran yang dapat diberikan antara lain apel, pisang, nanas, pepaya, ketimun, sawi putih, sawi hijau, gambas, slada dan sayuran lain yang disukai kenari. Diet yang telalu lama akan menyebabkan kenari jatuh sakit, oleh karena itu 3 hari setelah dilakukan diet, kenari harus selalu dilihat kandungan lemak pada perut atau lehernya, jika kandungan lemak sudah berkurang maka proses diet harus dihentikan dan kenari mulai diberi pakan berupa biji-bijian dalam jumlah yang terbatas 5 – 10 gram/hari ditambah dengan sayuran. Selama proses diet sebaiknya kenari selalau diberi vitamin melalui air minum.
Proses diet yang sama dapat dilakukan untuk mengurangi berat badan pada burung ocehan lainnya. Untuk burung ocehan pakan berupa voer ataupun serangga dikurangi dan burung banyak diberi buah-buahan misalnya pepaya, apel, yang diseukai oleh burung tersebut.


www.omkicau.com



Mempercepat Proses Kawin "Burung Kenari"


Anda sedang menangkarkan kenari? Kesulitan dalam proses perkawinannya? Atau tidak juga mau kawin meski jantan betina sudah sama-sama terlihat birahi? Jangan bingung, nih ada beberapa tips untuk Anda yang Om Kicau serap dari sejumlah penangkaran burung, terutama penangkaran Mas Kuwat di kawasan Klewer Sukoharjo.
Syaratnya utamanya mudah, yakni selain kita punya kenari jantan yang siap kelamin dan akan kita jadikan pejantan, kita juga harus punya kenari jantan lainnya yang juga sudah gacor.




Tips dan langkah-langkah mengawinkan kenari
1. Tidak pernah mencampur jantan betina dalam waktu lama. Artinya, selama penjodohan hingga mau kawin, jangan pernah dicampur dalam satu sangkar.
2. Ketika kenari jantan sudah benar-benar gacor dalam kesehariannya, dan betina sudah matang kelamin (kloaka terlihat bengkak memerah) dan sudah menyusun sarang di sangkar lainnya, proses mengawinkan baru dimulai.
3. Jika kondisi sudah seperti yang saya sebutkan di atas, maka pilihlah waktu pagi hari setelah kita selesai bersih-bersih dan memberi pakan semua momongan, masukkan jantan kenari yang sudah siap itu ke sangkar kenari betina.
4. Jika setelah dimasukkan si kenari jantan tidak juga segera mau naik mengawini si betina, ambillah kenari gacor kita yang lainnya, dan dekatkan ke sangkar jantan-betina yang sedang akan kita kawinkan.
5. Begitu melihat pesaing datang, biasanya kenari jantan akan segera “naik” ke atas betina dan terjadilah perkawinan.
6. Biarkan jantan dan betina kenari berduaan sampai sekitar 1 jam. Dalam rentang waktu itu, biasanya terjadi 2-3 kali perkawinan atau lebih.
7. Setelah poin 6 terlampaui, pisahkan jantan dan betina kenari sehingga keduanya tidak saling lihat.
8. Ulangi kesemua langkah di atas selama 3 hari berikutnya. Nah, setelah lewat 4 hari masa perkawinan, kenari jantan dan betina tidak perlu dicampur lagi. Betina akan bertelur dan mengerami sendiri telur-telurnya.
Tips dan info lain:
1. Jika kita mengawinkan kenari jantan dan betina pada pagi hari, maka setelah sekitar 6 jam atau sore harinya, si jantan bisa untuk mengawini kenari betina yang lain, dengan proses sama dengan tips yang saya sebutkan di atas.
2. Jika kenari jantan tidak juga segera gacor merayu betina meski secara umum terlihat sehat atau kenari betina tidak juga matang kelamin meski sudah berusia di atas 7 bulan; atau telor-telor kenari tidak isi dan karenanya tidak bisa menetas, kita perlu memastikan bahwa si jantan bisa memproduksi sperma yang “berisi” dan kesehatan reproduksi betina benar-benar maksimal.
Selama kondisi alat-alat reproduksi dalam keadaan normal, Bird Mature sudah terbukti meningkatkan kesempurnaan proses reproduksi burung-burung penangkaran. Tidak hanya kenari, tetapi semua jenis burung.
3. Jika burung-burung kenari anakan kita gampang mati, atau kakinya sering pengkor, lembek, karena daya tahan tubuh secara umum lemah.

www.omkicau.com

Snot atau coryza

Snot atau coryza

Penyakit snot atau coryza disebabkan oleh virus Hemophillus gallinarum. Penyakit ini menyerang sekitar bagian muka burung sehingga menyebabkan bengkak dan muncul benjolan berwama merah di sekitar hidung, mata, dan telinga. Cara penulanannya melalui perantaraan burung lain, udara, debu, makanan, dan minuman. Penularan penyakit mi juga dapat malalui keturunan. Tanda-tanda serangan penyakit snot atau coryza yang dapat dilihat adalah muka bengkak, hidung berlendir, sering bersin-bersin, sesak napas, dan nafsu makan turun. Jika tidak ditangani secara serius, lama kelamaan burung yang terserang penyakit mi akan mati.
Pencegahan terhadap serangan penyakit snot atau coryza dapat dilakukan dengan cara menjauhkan burung kenari yang terserang penyakit dan kelompok burung yang lain agar tidak menular. Di samping itu, sangkar tempat makan, dan minum harus selalu dibersihkan dan segala kotoran. Burung kenari yang terlanjur terserang penyakit snot atau coryza harus segera diberi obat yang sesuai.